You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
18 Korban KM Paus I, Masih Dirawat di RSUD Koja.
photo Doc - Beritajakarta.id

Kondisi Korban Kapal Dishub Terbakar Terus Membaik

Pasca terbakarnya Kapal Motor (KM) Paus I milik Unit Pelaksana Angkutan Perairan dan Kepelabuhan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta di perairan dekat Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Rabu (26/8) kemarin, sebanyak 20 korban luka-luka dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.  

Korban yang berasal dari luar daerah seperti Surabaya, Depok dan Bogor mereka minta untuk pindah rumah sakit, karena kondisinya membaik jadi tidak akan ada masalah

Setelah mendapatkan perawatan intensif, sebanyak 18 korban kondisinya terus membaik. Namun, dua orang korban atas nama Salman (36) dan Mila (21) kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, karena mengalami luka bakar serius.

Humas RSUD Koja, Desman mengatakan, sebelumnya 20 korban tersebut dirawat di RSUD Kepulauan Seribu, di Pulau Pramuka. Namun, karena RSUD tersebut kekurangan tenaga medis dan sarana perawatan korban kemudian dirujuk ke RSUD Koja.

Kapal Cepat Dishub Kembali Beroperasi

"Rumah sakit di pulau itu kan diperuntukkan untuk masyarakat pulau. Jadi, tenaga dan alat atau sarana medisnya masih terbatas," katanya, Kamis (28/8).

Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Koja, dr. Theryoto, mengatakan, saat ini kondisi korban yang dirawat di RSUD Koja seluruhnya sudah semakin membaik. Sebagian korban yang berasal dari luar daerah, kata Theryoto, meminta untuk dipindahkan ke rumah sakit di wilayahnya masing-masing untuk kemudahan perawatan oleh keluarga.  

"Korban yang berasal dari luar daerah seperti Surabaya, Depok dan Bogor mereka minta untuk pindah rumah sakit, karena kondisinya membaik jadi tidak akan ada masalah," jelasnya.

Susan (45) salah satu keluarga korban kapal asal Bogor, Jawa Barat menuturkan, anaknya Atirah (19), rencananya akan dibawa dan dipindahkan ke rumah sakit di Bogor.

Seluruh biaya perawatan, tambah Susan, ditanggung oleh pihak Jasa Raharja. "Untungnya naik kapal Dishub, jadi biayanya juga sudah ditanggung, kalau naik yang lain kan bingung juga mau minta tanggung jawab ke siapa," ujarnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6789 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6166 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1402 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1291 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1241 personAldi Geri Lumban Tobing